Sehari setelah isu tsunami tak terbukti, kehidupan pantai selatan kembali semarak, Jumat (8/6). Mayoritas nelayan Pantai Baron Gunungkidul, mulai melaut seperti biasa. Hal yang sama juga terlihat di kawasan pantai di wilayah Bantul.
”Meski kami tetap waspada, tetapi warga mulai menjalani rutinitas kehidupan biasa”, kata Wisnu, ketua tim SAR Baron kepada KR tadi malam. Bahkan wisatawan juga tetap datang, meski tidak hari libur.
Sementara itu cuaca buruk dan aneh kemarin melanda Australia. Akibatnya, kapal batubara tenggelam dihajar gelombang. Kapal MV Pasha Bulker yang memiliki 21 awak berkebangsaan Filipina itu mengalami masalah di lepas pantai Newcastle, utara Sydney dan akhirnya tenggelam di dekat Pantai Nobby’s.
Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dengan helikopter. Cuaca buruk juga menyebabkan sejumlah kapal yang berlayar di perairan Australia mengirimkan isyarat bahaya. Tindakan seperti ini dilakukan oleh awak kapal The Sea Confidence dan Beetus yang juga membawa batubara. Pasha Bulker memiliki 700 ton bahan bakar dan 34 ton diesel.
The Newcastle Port Corporation cemas jika kapal MV Pasha Bulker pecah dan isinya tumpah, sehingga menyebabkan bencana lingkungan. Shah bandar Newcastle Tim Turner mengatakan, pihaknya telah mengirim peringatan cuaca buruk Kamis malam, namun kapal-kapal itu mengabaikannya.
Akibat cuaca buruk itu banyak kapal yang terganggu. Hari Jumat saja, ada 54 kapal yang terpaksa ditolong. Pejabat NSW Joe Tripodi mengatakan, kapal Sea Confidence mengalami kerusakan 1,3 kilometer dari Newcastle. Situasi di Newcastle sangat genting, karena terjadi gelombang besar yang tingginya mencapai 17 meter.
Cuaca buruk menyebabkan transportasi di pelabuhan terganggu. Di Bandara Sydney, banyak penerbangan yang terpaksa dibatalkan atau ditunda. Pasokan listrik untuk 3.000 rumah di Sydney putus.
Operasi penyelamatan awak Pasha Bulker sendiri berlangsung dramatis. Helikopter terbang di atas kapal berbobot 40.000 ton itu, sambil menahan angin kencang dan hujan lebat. Sesudah dievakuasi, awak kapal tersebut dibawa ke pos kesehatan untuk diperiksa. Anggota Parlemen dari Partai Hijau Ian Cohen cemas, pecahnya kapal MV Pasha Bulker akan menumpahkan minyak yang mencemari laut.
Newcastle merupakan pelabuhan ekspor batubara yang penting. Batubara tersebut dikirim ke berbagai wilayah Asia, seperti Jepang, Korsel dan Taiwan. Buruknya cuaca membuat kegiatan memuat barang ke dalam kapal terganggu. Sedikitnya 70 kapal terpaksa menunda loading.
Cuaca buruk berupa angin kencang dan hujan lebat menyebabkan beberapa tempat di Australia dilanda banjir. Kapal Sea Confidence berlayar hanya dalam jarak 1,6 kilometer dari Pantai Stockton. Sedangkan Beetus sekitar 2 kilometer dari Swansea. Kapal-kapal ini meminta bantuan kapal pandu untuk mendarat. Selain itu masih ada kapal Corald Emerald yang perlu mendapat perhatian.
Pantai di Gunungkidul
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Kapolres Gunungkidul AKBP Heri Purwanto SH menjelaskan, pihaknya tetap melakukan pengamanan lokasi pantai dan berkoordinasi dengan tim SAR dan Muspika Kecamatan Tanjungsari, Girisubo, Rongkop, Panggang dan Kecamatan Purwosari. Kepada seluruh kapolsek di wilayah sekitar pantai agar selalu berkoordinasi dengan warga dan melaporkan setiap terjadi perkembangan.
Di Pantai Baron, Tim SAR juga melakukan siaga penuh selama dua puluh empat jam. Selain itu juga mengingatkan kepada seluruh wisatawan untuk tidak mandi maupun bermain air di sekitar pantai. Karena selain angin kencang, gelombang laut pasang dalam beberapa hari terakhir juga sulit ditebak dan cenderung sering terjadi. ”Dengan terjadinya perubahan iklim di kawasan pantai, Tim SAR akan mengoptimalkan pengamanan selama dua puluh empat jam,” ujarnya.
Ditambahkan Kapolres Gunungkidul AKBP Heri Purwanto SH, karena kondisi perairan laut cenderung sulit ditebak, pihaknya minta nelayan selalu mengindahkan imbauan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Mengacu ramalam BMG bahwa dalam beberapa minggu ini sejumlah perairan laut akan terjadi peningkatan gelombang laut pasang. Berdasarkan ramalan itu hendaknya selalu meningkatkan kewaspadaan dan dapat membaca situasi. Jika memang lautan kurang bersahabat hendaknya tidak melakukan aktivitas.
Secara terpisah Lurah Desa Kemadang Tanjungsari, Ngatno, juga menyatakan, terkait dengan perubahan cuaca di kawasan pantai selatan, pihaknya meminta warganya yang bermukim di sekitar pantai meningkatkan kewaspadaan. Terlebih lagi warning mengisyaratkan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini terjadi peningkatan gelombang laut dan angin kencang. Kewaspadaan memang perlu dilakukan sebagai salah satu antisipasi agar terjadinya perubahan fenomena alam tidak menimbulkan korban.
”Meski kami tetap waspada, tetapi warga mulai menjalani rutinitas kehidupan biasa”, kata Wisnu, ketua tim SAR Baron kepada KR tadi malam. Bahkan wisatawan juga tetap datang, meski tidak hari libur.
Sementara itu cuaca buruk dan aneh kemarin melanda Australia. Akibatnya, kapal batubara tenggelam dihajar gelombang. Kapal MV Pasha Bulker yang memiliki 21 awak berkebangsaan Filipina itu mengalami masalah di lepas pantai Newcastle, utara Sydney dan akhirnya tenggelam di dekat Pantai Nobby’s.
Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dengan helikopter. Cuaca buruk juga menyebabkan sejumlah kapal yang berlayar di perairan Australia mengirimkan isyarat bahaya. Tindakan seperti ini dilakukan oleh awak kapal The Sea Confidence dan Beetus yang juga membawa batubara. Pasha Bulker memiliki 700 ton bahan bakar dan 34 ton diesel.
The Newcastle Port Corporation cemas jika kapal MV Pasha Bulker pecah dan isinya tumpah, sehingga menyebabkan bencana lingkungan. Shah bandar Newcastle Tim Turner mengatakan, pihaknya telah mengirim peringatan cuaca buruk Kamis malam, namun kapal-kapal itu mengabaikannya.
Akibat cuaca buruk itu banyak kapal yang terganggu. Hari Jumat saja, ada 54 kapal yang terpaksa ditolong. Pejabat NSW Joe Tripodi mengatakan, kapal Sea Confidence mengalami kerusakan 1,3 kilometer dari Newcastle. Situasi di Newcastle sangat genting, karena terjadi gelombang besar yang tingginya mencapai 17 meter.
Cuaca buruk menyebabkan transportasi di pelabuhan terganggu. Di Bandara Sydney, banyak penerbangan yang terpaksa dibatalkan atau ditunda. Pasokan listrik untuk 3.000 rumah di Sydney putus.
Operasi penyelamatan awak Pasha Bulker sendiri berlangsung dramatis. Helikopter terbang di atas kapal berbobot 40.000 ton itu, sambil menahan angin kencang dan hujan lebat. Sesudah dievakuasi, awak kapal tersebut dibawa ke pos kesehatan untuk diperiksa. Anggota Parlemen dari Partai Hijau Ian Cohen cemas, pecahnya kapal MV Pasha Bulker akan menumpahkan minyak yang mencemari laut.
Newcastle merupakan pelabuhan ekspor batubara yang penting. Batubara tersebut dikirim ke berbagai wilayah Asia, seperti Jepang, Korsel dan Taiwan. Buruknya cuaca membuat kegiatan memuat barang ke dalam kapal terganggu. Sedikitnya 70 kapal terpaksa menunda loading.
Cuaca buruk berupa angin kencang dan hujan lebat menyebabkan beberapa tempat di Australia dilanda banjir. Kapal Sea Confidence berlayar hanya dalam jarak 1,6 kilometer dari Pantai Stockton. Sedangkan Beetus sekitar 2 kilometer dari Swansea. Kapal-kapal ini meminta bantuan kapal pandu untuk mendarat. Selain itu masih ada kapal Corald Emerald yang perlu mendapat perhatian.
Pantai di Gunungkidul
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Kapolres Gunungkidul AKBP Heri Purwanto SH menjelaskan, pihaknya tetap melakukan pengamanan lokasi pantai dan berkoordinasi dengan tim SAR dan Muspika Kecamatan Tanjungsari, Girisubo, Rongkop, Panggang dan Kecamatan Purwosari. Kepada seluruh kapolsek di wilayah sekitar pantai agar selalu berkoordinasi dengan warga dan melaporkan setiap terjadi perkembangan.
Di Pantai Baron, Tim SAR juga melakukan siaga penuh selama dua puluh empat jam. Selain itu juga mengingatkan kepada seluruh wisatawan untuk tidak mandi maupun bermain air di sekitar pantai. Karena selain angin kencang, gelombang laut pasang dalam beberapa hari terakhir juga sulit ditebak dan cenderung sering terjadi. ”Dengan terjadinya perubahan iklim di kawasan pantai, Tim SAR akan mengoptimalkan pengamanan selama dua puluh empat jam,” ujarnya.
Ditambahkan Kapolres Gunungkidul AKBP Heri Purwanto SH, karena kondisi perairan laut cenderung sulit ditebak, pihaknya minta nelayan selalu mengindahkan imbauan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Mengacu ramalam BMG bahwa dalam beberapa minggu ini sejumlah perairan laut akan terjadi peningkatan gelombang laut pasang. Berdasarkan ramalan itu hendaknya selalu meningkatkan kewaspadaan dan dapat membaca situasi. Jika memang lautan kurang bersahabat hendaknya tidak melakukan aktivitas.
Secara terpisah Lurah Desa Kemadang Tanjungsari, Ngatno, juga menyatakan, terkait dengan perubahan cuaca di kawasan pantai selatan, pihaknya meminta warganya yang bermukim di sekitar pantai meningkatkan kewaspadaan. Terlebih lagi warning mengisyaratkan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini terjadi peningkatan gelombang laut dan angin kencang. Kewaspadaan memang perlu dilakukan sebagai salah satu antisipasi agar terjadinya perubahan fenomena alam tidak menimbulkan korban.
No comments:
Post a Comment